Thursday, March 13, 2014

4 Masalah Kesehatan Saat Tubuh Kekurangan Asupan Air


Air dan oksigen merupakan elemen yang penting bagi tubuh manusia.
Seseorang hanya dapat bertahan sekitar tiga menit tanpa udara dan hanya tiga hari tanpa air.
Pasokan air dalam tubuh bertanggung jawab terhadap setiap fungsi tubuh.
Asupan air yang cukup membantu mempertahankan kondisi kesehatan yang baik serta mencegah munculnya masalah dehidrasi.
Seseorang harus mengonsumsi setidaknya delapan gelas air setiap hari untuk menjaga tubuh agar tetap berfungsi optimal.
Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang mungkin muncul bila tubuh tidak mendapat pasokan air yang cukup:

1. Dehidrasi
Dehidrasi adalah keadaan dimana tubuh tidak memiliki cukup cairan.
Selain sering terjadi pada atlet selama melakukan latihan berat, dehidrasi juga bisa dialami oleh siapa saja yang tidak menerima asupan cairan yang cukup.
Orang yang berusia lanjut sangat rentan terhadap dehidrasi. Hal ini terjadi karena proses penuaan cenderung menyebabkan penurunan rasa haus, sehingga mengakibatkan masalah dehidrasi.
Beberapa gejala dehidrasi diantaranya adalah kulit kering, kehilangan nafsu makan, sakit kepala, dan kebingungan. Minum cukup air dapat membantu meringankan gejala-gejala tersebut.
2. Masalah Pencernaan
Saluran pencernaan merupakan sistem sangat kompleks yang membutuhkan air untuk membantu memecah makanan.
Heartburn, gangguan pencernaan, dan sembelit adalah beberapa masalah yang terkait dengan asupan air yang tidak memadai.
Lapisan lambung terdiri dari 98 persen air dan mengandung bikarbonat yang berfungsi sebagai pelindung terhadap asam lambung.
Lapisan pelindung ini harus memiliki ketebalan yang mencukupi setiap saat untuk mencegah masalah lambung. Air membantu mempertahankan ketebalan lapisan lambung ini.
Lapisan lambung akan menipis bila tubuh kurang mendapat asupan cairan, sehingga menyebabkan kerusakan.
3. Radang Sendi (Arthritis)
Tulang rawan pada sendi tubuh terdiri dari sekitar 80 persen air.
Tulang rawan memberikan permukaan yang halus sehingga memungkinkan sendi bergerak mudah. Untuk menjaga kondisi tersebut, tulang rawan sendi harus tetap dilumasi.
Tidak minum cukup air akan menyebabkan berkurangnya pelumasan pada sendi, sehingga gesekan lebih sering terjadi.
Ketika sendi kehilangan pelumas, maka kondisinya akan cepat menurun sehingga menimbulkan arthritis atau radang sendi.
Disarankan untuk minum 15 mL air per 0.5 gg berat badan untuk menjaga agar sendi terlumasi dengan baik dan mengurangi nyeri arthritis.
4. Tekanan Darah Tinggi
Kurangnya asupan air dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.
Kekurangan air menyebabkan beberapa pembuluh kapiler menjadi tertutup sehingga membuat peredaran darah kurang lancar.
Peredaran darah yang kurang lancar akan memicu tekanan darah tinggi karena tubuh berusaha lebih keras agar darah bisa mengalir lancar.
Cairan dalam arteri akan mengompensasi kurangnya air di pembuluh kapiler.
Karena komponen utama darah adalah air, maka minum cukup air dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Jika aliran darah ke ginjal dibatasi karena kekurangan air, ginjal akan bereaksi dengan menyempitkan pembuluh darah vena dan arteri sehingga akan membuat tekanan darah menjadi lebih tinggi.


Berbagai sumber

No comments:

Post a Comment