Selasa, 25 Maret 2014

Fakta Unik Tentang Menguap

 

Menguap merupakan gejala alami yang bisa disebabkan akibat adanya rasa ngantuk atau pun lelah. Meski menguap sering dialami setiap orang, namun sayang hanya sedikit dari mereka yang tahu fakta dari menguap tersebut.

Pada penelitian yang dilakukan tahun 1986 ternyata
menguap tidak hanya bisa disebabkan oleh karena adanya rasa lelah atau pun kantuk. Menurut penelitan tersebut mengatakan bahwa menguap juga bisa disebabkan oleh adanya rasa bosan yang dialami oleh seseorang.

Begitu banyak fakta menarik tentang menguap, berikut penjelasannya.

1. Menguap bisa Menular

Menguap ternyata bisa membuat orang lain ikut menguap, sekitar 50% orang yang ditontonkan video orang orang menguap mereka juga ikut menguap.

Kejadian ini tidak hanya dialami oleh manusia tetapi pada hewan juga demikian. Mereka menguap ketika melihat hewan atau pun manusia yang menguap.

Mengenai hal kewajaran, seorang ahli psikolog RObert Provine mengatakan bahwa hal ini wajar saja, ia menjelaskan bahwa beberapa reaksi bisa saja menular kepada orang yang melihatnya, misalnya saja orang tertawa atau pun orang yang menangis. Begitu juga dengan menguap.

Orang yang mudah tertular menguap bisa dikatakan orang yang memiliki empati dan kepedulian sosial yang tinggi.


2. Menguap Lebih Muda menular pada Orang terdekat

Setelah mendapatkan informasi bahwa menguap juga bisa menular, sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 menunjukan bahwa kecenderungan orang untuk ikut menguap ialah mereka yang memiliki hubungan persahabatan ataupun orang yang lebih dekat. Hal ini disebabkan karena adanya rasa empati tadi.

3. Menguap bisa menjadi tanda penyakit

Menguap memang merupakan hal yang wajar dan umum terjadi, namun Anda patut waspada terhadap rekasi tubuh yang mengakibatkan Anda sering menguap,hal ini bisa menandakan gangguan kesehatan pada diri seseorang yang berhubungan dengan otak, saraf atau masalah tidur.

4.Janin juga bisa menguap

Selain fakta yang menunjukan bahwa menguap memiliki kemungkinan menular pada orang terdekat, penelitian tahun 2012 juga menunjukan bahwa janin dalam rahim juga bisa menguap. Hal ini dikaitkan dengan perkembangan otak si janin, sehingga janin yang menguap dalam rahim dapat dikatakan berkembang dengan baik jika janin tersebut menguap.

5.Rata rata menguap selama 6 detik

Manusia rata rata menguap selama 6 detik, pada jangka waktu tersebut seseorang yang menguap memiliki detak jantung yang meningkat dan perubahan psikologis dan tubuh berubah setelah menguap. Kondisi psikologis ini bahkan tidak dapat berubah walaupun dengan menarik napas panjang.


Berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar